Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Memulai Bisnis Baru

 


Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Memulai Bisnis Baru


 


Saat akan memulai bisnis baru, mungkin kita akan mengalami berbagai tantangan. Apalagi, jika kita membuka usaha dengan tingkat kompetitor yang tinggi. Lalu, apakah artinya kita tidak akan berhasil? Tentu saja tidak. Untuk itu sebelum membuka usaha baru dan melawan tingkat kompetitor yang tinggi, ada baiknya jika kita menentukan terlebih dahulu strategi yang akan kita gunakan melawan kompetitor tersebut. Kita bisa melakukan Analisa SWOT yang kepanjangan dari Strength, Weakness, Opportunities, Threats. Analisis SWOT adalah teknik perencanaan strategi untuk bisnis atau suatu proyek. namun jika kita merasa bingung strategi apa yang tepat kita bisa meminta bantuan pada konsultan bisnis.


Jika kita sudah siap dengan strategi serta berbagai hal lain yang dibutuhkan untuk membuka usaha, maka saatnya untuk memulai usaha kita. Saat usaha sudah dibuka, kita harus mulai mempelajari dan menganalisa apakah strategi yang kita jalankan telah efektif dan memberi keuntungan pada kita atau tidak. Perhatikan pula hal-hal kecil yang mungkin menghambat usaha kita, dan baru terlihat saat usaha sudah berjalan (tidak termasuk dalam analisa SWOT). Kita bisa merubah strategi setelah melakukan berbagai analisa mengenai efektifitas strategi yang lama.


1. Ketahui Biaya Bisnis Awal yang akan Dikeluarkan

Ada dua kategori biaya untuk bisnis baru, yaitu biaya awal dan biaya overhead berkelanjutan. Mulailah dengan membuat anggaran awal. Anda perlu memikirkan hal-hal yang benar-benar diperlukan untuk memulai bisnis hingga untuk mencapai titik menghasilkan pendapatan.


Di samping itu, Anda juga perlu memikirkan apa saja yang perlu dibayar untuk menjaga bisnis agar tetap berjalan. Biaya itu bisa mencakup biaya sewa, layanan internet, telepon, gaji, dan pengeluaran lainnya yang akan dikeluarkan secara teratur setiap bulannya.


Lakukan riset dan jangan membuat asumsi. Sebagai contoh dengan modal mulai Rp100.000-an saja, sebenarnya kamu bisa mulai berjualan kuota murah internet. Namun dengan modal kecil, potensi mendapatkan keuntungan besar juga berkurang. Umpamanya Anda hanya memiliki saldo deposit sebesar Rp100.000, maka Anda hanya bisa menjual paket data senilai Rp20.000 untuk 4 - 5 orang pelanggan. Maka, lebih baik Anda melebihkan dana untuk biaya bisnis awal ini. Karena bisa menambah transaksi pulsa murah atau bahkan topup saldo e-wallet murah pun bisa dilayani. Jadi kami sarankan caoba untuk mempunyai modal awal yang signifikan kedepannya untuk usaha menunjang kelangsungan usaha Anda.


2. Menilai Pendapatan yang Masuk

Setelah mengetahui proyeksi keuangan, langkah selanjutnya barulah Anda bisa menentukan modal untuk bisnis baru tersebut. Untuk memiliki modal, Anda tersebut. Pilihan pendanaan yang paling umum adalah bisa menggunakan tabungan individu atau bantuan dari keluarga atau teman.


Akan tetapi, sesuaikan pula dengan bisnis Anda. Jika membutuhkan modal yang terlalu besar, mungkin Anda membutuhkan seorang investor untuk mendanai bisnis yang akan berjalan.


Ada hal yang perlu diingat ketika akan membangun sebuah bisnis yaitu dengan mengelola keuangan Anda sendiri. Jangan mencampurkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Hal itu karena keuangan pribadi yang Anda miliki berguna untuk membayar tagihan listrik, air, gas, tabungan pensiun, dana darurat, atau tunjangan lainnya.


3. Cara Dapatkan Dana

Setelah mengetahui proyeksi keuangan, langkah selanjutnya barulah Anda bisa menentukan modal untuk bisnis baru tersebut. Untuk memiliki modal, Anda juga harus memikirkan bagaimana cara mendapatkan dana tersebut. Pilihan pendanaan yang paling umum adalah bisa menggunakan tabungan individu atau bantuan dari keluarga atau teman.


Akan tetapi, sesuaikan pula dengan bisnis Anda. Jika membutuhkan modal yang terlalu besar, mungkin Anda membutuhkan seorang investor untuk mendanai bisnis yang akan berjalan.


Ada hal yang perlu diingat ketika akan membangun sebuah bisnis yaitu dengan mengelola keuangan Anda sendiri. Jangan mencampurkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Hal itu karena keuangan pribadi yang Anda miliki berguna untuk membayar tagihan, tabungan pensiun, dana darurat, atau tunjangan lainnya.


4. Prospek Bisnis di Masa Depan

Sebelum memulai bisnis baru, sebaiknya pertimbangkanlah seperti apa kira-kira bisnis yang akan Anda jalankan dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana proyeksi pendapatannya. Miliki tujuan berjangka panjang.


Meluncurkan bisnis baru memang menyenangkan, tapi juga sedikit menakutkan. Oleh karena itu, seorang pebisnis diharapkan lebih bersikap realistis terhadap keadaan. Terlebih mengenai aspek keuangan dan bagaimana bisnis itu akan terus berjalan. Banyak bisnis baru yang gagal itu disebabkan masalah arus kas atau pendapatan. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis yang pasti menguntungkan untuk saat ini seperti bisnis menjadi agen pulsa murah dan jualan paket data murah yang pasti banyak dibutuhkan hingga menjadi alternatif pilihan bagi Anda yang mau membuka usaha baru.



Diposting pada tanggal 2022-04-26 14:16:01. Dilihat sebanyak 311 kali.



Baca Tips Agen Pulsa Murah Lainnya:

3 Langkah Memulai Bisnis Pulsa

1. Daftar Agen Pulsa

Pendaftaran agen pulsa murah portal pulsa gratis, mudah, & langsung aktif bisa deposit & transaksi pulsa & PPOB

Daftar Agen Portal Pulsa

2. Deposit Saldo

Deposit saldo 24 jam online, Saldo Otomasis masuk, Bank transfer lengkap, Minimal deposit hanya 10rb

Deposit Saldo Agen Pulsa

3. Transaksi Pulsa

Setelah saldo terisi, langsung bisa transaksi pulsa via jalur pulsa terlengkap, bisa pengisian tanpa kode produk.

Transaksi Pulsa & PPOB